Jurusan Matematika bukan lah pilihan populer bagi para lulusan SMA untuk melanjutkan studinya dibanding jurusan kedokteran atau teknik. Mungkin ini disebabkan masih adanya mitos dan distorsi informasi terhadap Jurusan ini. Kali ini saya mau menuliskan 4 mitos terbesar di Jurusan Matematika
1. Hanya Menjadi Guru atau Dosen
Banyak orang yang beranggapan lulusan jurusan Matematika hanya menjadi guru atau dosen. Ya memang ada beberapa temen saya ketika lulus memilih untuk menjadi guru atau dosen. Itu pilihan mereka lho, tidak semua lulusan Matematika menjadi Guru atau dosen. Ada banyak temen saya yang bekerja di Bank sebagai Kredit Analisis atau analisis Resiko. Makin kesini makin banyak perusahan Finansial yang memperkerjakan para matematikawan karena jelas kemampuan kami mengenalisa angka-angka jauh diatas lulusan jurusan lain bahkan lulusan ekonomi sekalipun. Saya kenal salah satu Alumnus Matematika UGM yang bekerja di BMW pusat di Jerman., keren kan
. Asal kalian tahu di amrik sono, Lulusan Matematika adalah lulusan yang paling mudah mendapat keja di banding lulusan lain. Salah satu Pendiri Google, Sergey Brin seorang matemakawan lho. Untuk mengetahui mengenai karir dalam Matematika, silahkan klik disini. Di situ para Matematikawan berbicara sendiri berbicara sendiri mengenai prospek jurusan Matematika di Indonseia. Jadi Salah besar kalau lulusan Matematika hanya menjadi Guru atau dosen, Matematikawan bisa menjadi apapun dari Guru sampai pendiri Google.
2. Susah
Err…mungkin kalo ini ada benernya juga. Tapi sebenarnya masalah susah atau mudah relatif tergantung kamu suka atau tidak. Jika kamu mameng tidak suka matematika lalu masuk Jurusan Matematika tentu kamu akan menderita. Jika kamu suka matematika, teka-teki, problem solving, kamu pasti akan suka Kuliah di Matematika. Sebenernya yang namanya kuliah, yang namanya memuntut ilmu tidak ada yang ringan, butuh perjuangan tapi asalkan kita menikmatinya InsyaALLAH akan terasa mudah.
3. Hanya belajar berhitung doang
Inilah salah kaprah terbesar mengenai matematika yang dipahami banyak orang. Inti dari matematika adalah pembuktian. Di Matematika saya belajar untuk membuktikan suatu persamaan, suatu teorema apa benar atau salah. Saya belajar membagun suatu teorema, suatu persamaan, suatu rumus dari asumsi-asumsi yang telah diketahui. saya belajar untuk berpikir logis-matematis dan memecahkan masalah secara logis-matematis pula. Itu lah yang akan kamu dapet jika kuliah di Jurusan Matematika.
4. Only for Geeks
Banyak orang berpikiran yang namanya matematikawan itu geek, kuper, dan hanya berkutat dengan rumus-rumus dan teorema-teorema. Padahal Matematikawan sama seperti orang kebanyakan. Ada temen saya yang doyan futsal, doyan nge-game, doyan nge-band, yang doyan pacaran juga ada
. Saya sendiri doyan berorganisasi. Jadi jangan kwatir kamu akan tetap normal jika kuliah di Matematika
***
gambar diambil dari: math.kent.edu **Ingin mendapatkan kaos unik bertema matematika silahkan kunjungi kaos.ariaturns.com**
iya sob saya setuju…
sya juga mau insyaAllah mau ngambil jurusan itu.
saya ngambil jurusan mat UB (insyaAllah amiiin), saya suka mat sih, tapi saya nggak expert di bidang mat. ini aja setengah hati, jadi gimana kak? susah nggak ngejalaninya? :s
Pada buku Outliers: The Story of Success karangan Malcolm Gladwell ada istilah Aturan 10.000 jam. Untuk menjadi expert dalam suatu bidang kita harus belajar /latihan bidang tersebut secara tekun minimal 10.000 jam.
Wajar kamu merasa tidak exppert di Math karena kamu belum mempelajari Math selama 10.000 jam
saya lagi ikut non-degree di ccit- ftui, dari sma pengen matematika tapi ortu sangat sinis, yah jadilah vokasi software-engineer non gelar 2 tahun. saya pengen tahu apakah di UGM ada jalur pararel kaya UI, saya lulusan 2010 jadi gak bisa snmptn.
sejauh yang saya tahu tdak ada
matematika di kuliah nanti kayak apa ya?
aku baru kelas 2 sma tapi mtk itu menurutku plajaran paling asik
Silahkan baca https://ariaturns.wordpress.com/2009/11/10/kuliah-di-matematika-belajar-apa-saja/
bagaimana cara belajar matematika di bangku kuliah nanti? bagaimana bila tiba2 kita stuck dan tidak tau how to solve a problem ? mohon bantuannya Kak
Selain di ptn, apakah ada pts yang mempunyai jurusan matematika? Sy sdh nemu di Unpar, yg lain ada beberapa tp Matematika pendidikan. Apakah ada universitas swasta lainnya? Mohon info
Maaf saya kurang tahu
keren tulisanx..
mngkin ini bs jd tambhn motivasi
http://adimath17.wordpress.com/2012/08/28/janji-matematika-untuk-masa-depan/
setahu saya jurusan matematika ga ada yang nganggur tuh.!!!…mungkin karena mereka dasarnya pinter kali…. karena kalau ga pinter mana mungkin masuk dan ngambil jurusan matematika !
Damn, you are rock man..baru nemu blog yang mencerdaskan begini. Keep on good work. Thanks.
huccchhhhhh jd pngn bner msuk matematika
Tambahan nomor 1.:
1. Chief Operating Officer (Vice President merangkap Direktur Teknik) Alliance Indonesia (Perusahaan Asuransi) adalah seorang sarjana Matematika, malahan memiliki kwalifikasi S3 bidang matematika.
2. Kalau tak salah, mentri BKPM, Gita Wiryawan, mengambil minor matematika ketika di Harvard.
3. Sejumlah direktur perusahaan asuransi ASTEK, memiliki kwalifikasi sarjana matematika.
4. Direktur TI PT Garuda, memiliki kwalifikasi sarjana matematika.
Terima kasih atas tambahannya
Bangsa indonesia ini masih terjebak dalam mitos kuliah untuk kerja enak, bukan untuk ilmu pengetahuan…makanya tidak heran kalo bangsa indonesia ini lebih mengutamakan dan memberi reward pada bola daripada kepada ilmu pengetahuan…
Liat saja pemenang olimpiade matematika dan tehnologi…nggak ada reward hanya ucapan selamat…sementara sepak bola ato olahraga yang lainnya ato pemenang kontes kecantikan…rewardnya bukan main…
Pantes aja bangsa ini peradabannya selalu kalah dengan peradaban bangsa lain….
Ya ini semua karna negara kita masih kaya akan kekayaan alam…coba kalo nanti sudah habis…bercucuran air matalah bangsa ini…
Ayo ilmuwan indonesia bangkit…ciptakan rumus..ato penemuan hukum …. pasti menjadi bangsa yang disegani…
Nggak heran kalo dari bangsa indonesia ini gak ada penemu seperti penemu google, blackberry, facebook, intel, nuklir, dan lain2…
Kita import semua…yang eksport cuma hasil tambang dan kekayaan alam lainnya….hehehehe
Ayo maju terus ilmuwan indonesia
saya maba ITS jurusan matematika
boleh tanya peminatan itu kapan ya ?
Itu tergantung jurusanmu. Tanya saja kakak angkatanmu..
pembuktian Pytagoras nya bagus,yang lain mana. kirimkan.TQ
BBEEEEEEHHHH… bangus bet dah….
beneran bener banget…
HIDUP MATEMATIKA……..
hehehe
ada juga yang kuliah di jurusan matematika,,, tapi pinter ngelucu….
bahkan biasanya……. orang yang menyenangi sehingga sangat lihai di bidang matematika… maka ia akan dengan mudahnya memahami pelajaran yang lain….
bagus kak tulisan blog.na
makaish kak udah buat blog ini
berhubung aku ingin banget masuk matemtika ugm
,,,setelah baca tulisan kakak ini
insyAllah aku jadi tambah yakin apa yang aku pilih..
tapi aku bingung mau masuk matematika.na yang mana kak,,
kan terbagi menjadi beberapa lagi tuh matematika
trus,, pasti susah banget ya tes masuk ugm.na??
TOP dah
Kalau di Matematika UGM terbagi 3 bidang
1. Aljabar n matematika diskrit
2. Analisis n Geometri
3. Terapan
Ya..kamu masuk dulu aja ntar keliatan kamu minatnya ke bidang apa..
Yang nama ujian masuk gak ada yang gampang tapi kalo kita tekun belajar pasti bisa kok.
Kakak doain dech supaya km lolos
komen sesuai nomor:
1. lha di Indonesia sendiri piye?
2. ndak heran ada banyak yg nyerah
3. itu saya setuju
4. ada yg hobi motret dan blusukan juga lho
Untuk yang poin 1 kan dah saya jwab di link yang saya kasih diatas
http://myscienceblogs.com/matematika/2008/04/07/karir-dalam-matematika/
wih…jarang2 sy nyasar k blog bagus kaya gini..
salam kenal bung…
Mari sbg lulusan matematika,kita kampanyekan pengetahuan ini.