4 mitos jurusan matematika

math03

Jurusan Matematika bukan lah pilihan populer bagi para lulusan SMA untuk melanjutkan studinya dibanding jurusan kedokteran atau teknik. Mungkin ini disebabkan masih adanya mitos dan distorsi informasi terhadap Jurusan ini. Kali ini saya mau menuliskan 4 mitos terbesar di Jurusan Matematika

1. Hanya Menjadi Guru atau Dosen

Banyak orang yang beranggapan lulusan jurusan Matematika hanya menjadi guru atau dosen. Ya memang ada beberapa temen saya ketika lulus memilih untuk menjadi guru atau dosen. Itu pilihan mereka lho, tidak semua lulusan Matematika menjadi Guru atau dosen. Ada banyak temen saya yang bekerja di Bank sebagai Kredit Analisis atau analisis Resiko. Makin kesini makin banyak perusahan Finansial yang memperkerjakan para matematikawan karena jelas kemampuan kami mengenalisa angka-angka jauh diatas lulusan jurusan lain bahkan lulusan ekonomi sekalipun. Saya kenal salah satu Alumnus Matematika UGM yang bekerja di BMW pusat di Jerman., keren kan :) . Asal kalian tahu di amrik sono, Lulusan Matematika adalah lulusan yang paling mudah mendapat keja di banding lulusan lain. Salah satu Pendiri Google, Sergey Brin seorang matemakawan lho. Untuk mengetahui mengenai karir dalam Matematika, silahkan klik disini. Di situ para Matematikawan berbicara sendiri berbicara sendiri mengenai prospek jurusan  Matematika di Indonseia. Jadi Salah besar kalau lulusan Matematika hanya menjadi Guru atau dosen, Matematikawan bisa menjadi apapun dari Guru sampai pendiri Google.

2. Susah

Err…mungkin kalo ini ada benernya juga. Tapi sebenarnya masalah susah atau mudah relatif tergantung kamu suka atau tidak. Jika kamu mameng tidak suka matematika lalu masuk Jurusan Matematika tentu kamu akan menderita. Jika kamu suka matematika, teka-teki, problem solving, kamu pasti akan suka Kuliah di Matematika. Sebenernya yang namanya kuliah, yang namanya memuntut ilmu tidak ada yang ringan, butuh perjuangan tapi asalkan kita menikmatinya InsyaALLAH akan terasa mudah.

3.  Hanya belajar berhitung doang

Inilah salah kaprah terbesar mengenai matematika yang dipahami banyak orang. Inti dari matematika adalah pembuktian. Di Matematika saya belajar untuk membuktikan suatu persamaan, suatu teorema apa benar atau salah. Saya belajar membagun suatu teorema, suatu persamaan, suatu rumus dari asumsi-asumsi yang telah diketahui. saya belajar untuk berpikir logis-matematis dan memecahkan masalah secara logis-matematis pula. Itu lah yang akan kamu dapet jika kuliah di Jurusan Matematika.

4. Only for Geeks

Banyak orang berpikiran yang namanya matematikawan itu geek, kuper, dan hanya berkutat dengan rumus-rumus dan teorema-teorema. Padahal Matematikawan sama seperti orang kebanyakan. Ada temen saya yang doyan futsal, doyan nge-game, doyan nge-band, yang doyan pacaran juga ada :mrgreen: . Saya sendiri doyan berorganisasi. Jadi jangan kwatir kamu akan tetap normal jika kuliah di Matematika :)

***

gambar diambil dari: math.kent.edu
**Ingin mendapatkan kaos unik bertema matematika silahkan kunjungi kaos.ariaturns.com**

59 thoughts on “4 mitos jurusan matematika

  1. iya bener, kalo awal nya udah suka sama matematika, biar sesulit apa pun pasti menyenangkan. Saya juga di Jurusan Matematika FMIPA UNTAN. Di matematika kita mah ngga cuman ngitung doang, malahan banyak belajar bahasa nya, Ya bahasa Pembuktian :p

  2. Kak saya baru keterima di matematika uin,saya mau nanya kalo matematika itu kan nanti ada peminatannya kayak statistika,aktuaria,dll nah dari macem2 peminatan tersebut yang peluang kerjanya besar yang mana kak? Yang paling banyak dibutuhin didunia kerja yg mana kak?

    • Wah UIN mana ini? Tos dulu saya juga dari UIN. Syukurlah kalau kamu sudah diterima di Matematika. Kalau kamu serius di prodi itu, pasti tidak akan menyesal. Jangan berpikir dunia kerja dulu. Matematika sangat luas sekali, temukan dulu kamu nanti paling nyaman di mana, Aljabarkah, statistika kah analisis atau malah terapan. Dunia kerja itu soal gampang, yang penting kamu dalami ilmunya saja dulu.
      Sekali lagi Selamat!

    • Wah.. Selamat, kamu keterima. Ketika kamu kuliah maka pertanyaannya bukanla yang mana peluang kerjanya pqling besar tetapi apa minat/ kesukaanmu. Saya sependapat dengan mas kalem

  3. Saya sekarang SMA jurusan IPS
    dulu waktu kelas satu saya kebingungan ambil jurusan IPA dan IPS, cita2 saya di IPA menjadi guru Matematika, dan kalau IPS menjadi akuntan. Minat akuntan ini dulunya paling besar dalam diri saya. Tetapi waktu kelas 2 memasuki semester 2, gue merasa kacau, semenjak saya tau kalau akuntan itu mudah dan membosankan. Justru matematika yang sulit dan membuatku bingung. Bahkan saya sudah membuat riset (KEMACETAN, HUBUNGAN TENAGA KERJA TERHADAP PENGELUARAN DAN PERMINTAAN, HUBUNGAN BESAR SUDUT TERHADAP JUMLAH SISI, dalam bentuk matematika), dan saya juga sudah membuat banyak soal-soal Matematika. Tapi masalahnya gue bingung, sampai2 gue pingin ngulang SMA lagi. Tapi takut. Kalau gitu gue pingin ngelanjut, tapi gimana? mohon penjelasannya!
    omong-omong di INDONESIA universitas yang jurusan MATEMATIKA tanpa testing IPA gimana?

  4. saya mahasiswa matematika, jujur saja kami kurang mendapat inspirasi dari sektor matematika, pengetahuan kami tentang tokoh2 inspiratif modern (Indonesia terutama) yang bisa mempengaruhi dunia atas nama matematika masih kurang, kalo boleh tau siapa2 saja ya tokoh2 inspiratifnya?
    selain itu saya juga punya impian, membuat riset berkaitan dg matematika yg sangat aplikatif, tapi sampai sekarang saya blm menemukan mau meriset apa, tolong dibantu kira2 riset apa yang bisa saya lakukan?

  5. Wah , kakak sejalan sama saya., saya seneng pelajaran Matematika, rencananya kalo udah lulus kuliah saya ambil jurusan matematika, selain itu saya hobby bloging dan puisi wahahahahahaaha

  6. Ane juga kuliah di matematika, ane udah semester 8 malah.. ya udah kepalang tanggung ane udah nyebur matematikameskipun sampai saat ini ane belum tau persis kedepan ane seperti apa, ya katakanlah probabilitas dan peluang, kemana aja.. tapi satu hal yang perlu ente ketahui.. “Tak ada ruginya kuliah di matematika, pikiranmu bisa jadi logis dan sistematis, meskipun bisa jadi ente akan jadi sangat menyebalkan… ” :D :D

    • ane pengen kuliah jrusan MTK, tapi pengetahuan MTK ane mungkin kurang memadai,, ya cuman modal demen aje sama MTK….kira-kira UI masuk ga ya?
      kayanya kalo kita ngobrol nyambung nih, soalnya slain suka Mtk gw juga suka maen gitar haha

  7. Pingback: Jurusan MATEMATIKA | ilhamray512

  8. jadi Aktuaris lulusan Math beuh cewek-cewek pasti ngiler, bawa mobil, tin tin $3000 a month. keh keh keh…. boleh kan tujuan belajar mah sepicik ini

  9. saya baru masuk sma saya suka sama pelajaran matematika klo bisa sama kuliah mau ngambil jurusan matematika, nah tapi saya bingung klo lulusan matematika bisa jadi apa aja ya? trus klo kuliah matematika di bagi menjadi brp? *terimakasih

    • Lulusan matematika mau jadi apa? terserah kamu mau jadi apa. Selama ini saya terjun di matematika tidak pernah mendapat clue nanti bakal jadi apa, banyak matematikawan yang jadi filsuf, jadi penulis, jadi pegawai bank, jadi ahli perbintangan, jadi ahli teknik, jadi ahli bidang pengendalian kualitas di perusahaan. Jadi periset yang melibatkan kedoketran, ekonom, enginer, fisikawan, biologis kimiawan dan lain sebagainya. Intinya adalah ketika kamu di matematika mau ngapain itu aja.

      matematika di bagi 4 cabang besar. Analisis, Aljabar, Statistika Aktuaria, dan Matematika Terapan.

Silahkan, tinggalkan komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s