Ganti simbol “=” dengan “->” pada penulisan limit

Diberikan fungsi h:=x+3, nah apa kalian tahu bedanya

{\displaystyle \lim_{x\rightarrow2}h=\lim_{x\rightarrow2}x+3=5}

dengan

{\displaystyle h\left(2\right)=2+3=5} ?

Yang pertama mengatakan jika fungsi h diberikan input yang nilainya mendekati 2 maka akan menghasilkan output yang nilainya mendekati 5 sedangkan yang kedua mengatakan jika diberikan input 2 maka fungi h akan menghasikan output 5.

Seorang matematikawan pastilah tahu bahwa \lim_{x\rightarrow a}f\left(a\right)=L dan f\left(a\right)=L adalah 2 hal yang amat berbeda. Sedangkan, banyak orang awam yang rancu dengan  kedua hal tersebut.

Nah..menurut saya solusinya agar orang awam tidak rancu dengan 2 hal tersebut adalah mengganti simbol “=” pada penulisan limit dengan simbol “→” (anak panah). Jadi kita menuliskan limit sebagai berikut

{\displaystyle \lim_{x\rightarrow a}f\left(x\right)\rightarrow L}

Pergantian simbol “=” dengan “→” untuk menegaskan bahwa f(x) mendekati L jika x mendekati a. Tentunya, Orang awam akan mudah mengetahui \lim_{x\rightarrow a}f\left(x\right)\rightarrow L berbeda dengan f\left(a\right)=L. Selain itu pergantian simbol “=” dengan “→” menurut saya akan mempermudah orang untuk memahami konsep limit.

Nah..bagaimana,  apa kalian sependapat dengan opini saya?

———————————————————————————————————————————————

**Ingin mendapatkan kaos unik bertema matematika silahkan kunjungi kaos.ariaturns.com**

Advertisements

About Aria Turns

Seorang Alumnus Matematika UGM, dengan ilmu yang didapat ketika kuliah (Padahal sering bolos kuliah :p ), saya menyebarkan virus matematika
This entry was posted in kalkulus and tagged , , . Bookmark the permalink.

5 Responses to Ganti simbol “=” dengan “->” pada penulisan limit

  1. Lim t->2 xn – 1 bisa gak dikerjain….:)

  2. Aria Turns says:

    Ternyata semua yang komen tidak ada yang sependapat dengan saya, jadi pengen nangis 😛

  3. Saya setuju dengan dua pendapat di atas, tinggal guru atau dosen mengajarkan konsep limit fungsi dengan baik sehingga ke siswa/mahasiswa dapat membedakan nilai fungsi dengan nilai limit fungsi.

  4. Zanra_GTG says:

    menurut saya tidak perlu dilakukan hal seperti itu kan pada dasarnya

    Lim x->2 (sudah menjelaskan bahwa x mendekati 2), sehingga penggunaan “=” pada limit pun sudah menjelaskan bahwa nilai hasilnya nanti juga mendekati angka tertentu

    menurut saya yang lebih baik dilakukan adalah mengajarkan kepada orang yang awam matmatika (seperti saya) tentang dasar” matematika lebihj detail seperti kasus limit ini,, sehingga orang lebih paham dan tidak mengubah apa yang sudah ada

  5. Herry PS says:

    Menurut sy penulisan limit (fungsi atau barisan) yg biasa dikenal sudah cukup jelas. Ada dua alternatif:
    1. memakai notasi lim dan tanda sama dengan
    atau
    2. tidak memakai notasi lim dan memakai tanda panah

Silahkan, tinggalkan komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s