Yang sebenarnya tentang Lemma Zorn dan Tuhan

Salah satu tulisan saya paling populer adalah: Lemma Zorn dan Pembuktian keberadaan Tuhan. Saya yakin itu disebabkan oleh judulnya yang bombastis, pembuktian keberadaan tuhan. Tulisan saya tersebut sering digunakan para Theist  (yang percaya Tuhan) sebagai senjata untuk melawan para Atheist dalam perdebatan keberadaan Tuhan di forum-forum Internet.

Nah..sekarang pertanyaannya.

Apakah tulisan saya tersebut benar-benar membuktikan keberdaan Tuhan?

Mohon maaf, sama sekali tidak malah sebenarnya tulisan saya tersebut bisa digunakan untuk menyangkal Tuhan, nah lho?

Continue reading

Lemma zorn dan pembuktian keberadaan tuhan

Ini masih lanjuntan dari postingan saya sebelumnya, kali ni saya mau menulis mengenai Lemma zorn

Lemma Zorn: Jika (S,\leq) adalah suatu poset dan setiap rantai didalamnya mempunyai batas atas maka (S,\leq) memepunyai elemen maksimal

Lemma Zorn berkata bagaimana suatu poset mempunyai elemen maksimal, menurut lemma zorn suatu poset akan mempunyai elemen maksimal jika setiap rantai didalamnya mempunyai batas atas. Lemma Zorn dan aksoma Pilihan adalah ekuivalen, itu artinya lemma zorn diperoleh dengan cara menurunkan aksioma pilihan begitu juga sebaliknya aksioma pilihan diperoleh dengan menurunkan lemma Zorn. Disini saya tidak akan menunjukan kedua hal tersebut ekuivalan, kenapa? Karna saya sendiri masih belum paham tentang ke-ekuivalansi-an kedua hal tersebut :mrgreen:

Continue reading