Wawancara dengan Prof Hendra Gunawan

Sumber: Facebook

Sumber: Facebook

Sejak awal tahun ini,timbul keinginan untuk melakukan sesuatu yang belum pernah saya lakukan di blog ini, yaitu membuat postingan wawancara. Ingin rasanya mewawancarai salah satu tokoh Matematika di Indonesia. Akhirnya beberapa hari yang lalu keinginan tersebut terlaksana, melalui e-mail saya mewawancarai Prof Hendra Gunawan dari ITB. Buat belum tahu, siapa beliau silahkan baca cv nya di sini. Konon katanya beliau adalah salah satu Profesor yang paling produktif di negeri ini, Silahkan lihat di Google Scholar, betapa aktifnya beliu menerbitkan paper. Saya sudah 2 kali ketemu beliau. kesan yang saya tangkap, beliau orangnya humble, bersahaja sama sekali tidak terlihat  beliau adalah Guru besar Matematika dari perguruan tinggi terbaik di negeri ini.

Nah…inilah hasil wawancara saya dengan beliau.

Apa cita-cita Prof waktu kecil? Apakah sejak kecil sudah bercita-cita menjadi Profesor Matematika

Wah, waktu kecil boro-boro tahu apa itu profesor. Seperti kebanyakan anak kecil waktu itu, cita-cita saya menjadi pilot mungkin karena sering lihat pesawat terbang melintas di udara!

Apakah Prof masih ingat, sejak kapan prof tertarik dengan matematika? Apakah ketika SD prof sudah suka matematika?

Sejak SD saya suka berhitung (dulu nama mata pelajarannya kan Berhitung, bukan Matematika). Kakek saya selalu membanggakan kemampuan berhitung saya di depan tamu. Padahal cuma ditanya berapa 175 + 86, sederhana seperti itu.

Ketika lulus SMA, mengapa Prof memilih kuliah Jurusan Matematika?

Continue reading

Alkisah Bocah 7 Tahun

GaussAlkisah, seorang bocah SD berumur 7 tahun dihukum oleh gurunya karena bandel. Bocah tersebut disuruh menjumlahkan semua bilangan dari 1 sampai 100. Gurunya berpikir dia akan butuh waktu lama untuk menghitung, tanpa disangka-sangka bocah tersebut mampu menjawab dengan cepat dan tentu saja tepat.

Hal tersebut membuat gurunya tercengang. Bagaimana cara dia menghitung?

Pertama-tama dia menghitung 1+100=101, selanjutnya 2+99=101, ketiga 3+98=101, begitu seterusnya, dan yang terakhir 50+51=100. Dia mendapatkan 50 pasang bilangan yang jumlah setiap pasangnya 101 maka jawabanya adalah 50×101=5050.

Bocah Jenius tersebut adalah Carl Friedrich Gauss (1777–1855), salah seorang Matematikawan terbesar  sepanjang sejarah yang memberikan banyak kontribusi pada Matematika.

Kredit Gambar: http://www-groups.dcs.st-and.ac.uk/

Bidadari di ranah Matematika


Cantik banget, bukan? Jujur, sebagai laki-laki saya benar-benar terpana dengan kecantikannya. Siapa dia? Namanya Julia Ruscher, dia bukan artis, bintang film atau pun foto model. Dia adalah Matematikawati Jerman dengan bidang keahlian Proses Stokastik .

Sulit dipercaya bukan? Ada wanita berparas amat rupawan mendalami matematika

Saya yakin kalau di Indonesia, dia pasti udah jadi bintang film atau minimal bintang iklan :) ,

Oya ada Videonya di Youtube, cekidot:

Penghargaan Abel 2011

Salah satu penghargaan paling Prestisius di dunia matematika selain mendali Field yaitu Penghargaan Abel (Abel Prize) untuk tahun ini telah diumumkan. Tahun ini penghargaan Abel diberikan kepada Matematikawan gaekberusia 80 tahun asal amerika John Milnor untuk temuan perintis dalam topologi, geometri dan aljabar (for pioneering discoveries in topology, geometry and algebra ).
Apa yang dia temukan?
Dia menemukan bahwa Bola Eksotik ( Exotic Spahre) itu ada, eksis dalam dimensi tujuh

Definisi: Bola Eksotik adalah n-manifolds yang homeomorphic ke n-spare tetapi tidak diffeomorphic ke n-spare.

Banyak para matematikawan yang menganggap hal tersebut mustahil. Banyak matematikawan yang beranggapan 2 mannifolds yang homeomorphic pastilah diffeomorphic. Nah.. Minor membantah anggapan tersebut dengan Bola Eksotik dimensi 7. Dengan adanya bola eksotik maka menunjukan differentiable manifolds mempunyai sifat yang berebda dengan manifolds pada umumnya maka terciptalah cabang baru pada metematika yaitu differential topology.

———————————————————————————————————————————————-
**Ingin mendapatkan kaos unik bertema matematika silahkan kunjungi kaos.ariaturns.com**

Perelman matematikawan yang menolak $1 juta

Seperti yang telah saya kabarkan, Grigory Perelman matematikawan jenius asal rusia mendapat Millennium Prize sebesar $1 juta. Saya baru aja dapat kabar, dia akan menolaknya, dia akan menolak uang $1 juta. Pada tahun 2006 dia juga menolak mendali Field, penghargaan tertinggi dalam matematika. Emang benar apa yang dikatakan banyak orang, kejeniusan dan kegilaan tipis bedanya.

———————————————————————————————————————————————-

**Ingin mendapatkan kaos unik bertema matematika silahkan kunjungi kaos.ariaturns.com**

Harun Yahya gak ngerti logika

Berawal dari status Facebook saya yang bertuliskan

Mmm..ternyata masih banyak orang yang percaya ama bualan omong kosong Harun Yahya..

Banyak orang yang minta penjelasan lebih lanjut. Tentunya Harun Yahya (HY) yang dimaksud adalah orang membantah keras Teori Evolusi. Postingan ini akan menjelaskan kenapa saya menganggap Harun Yahya itu Pembual. Karena Blog ini blog matematika maka saya menunjukan kesalahan logika dari HY, meskipun di luar hal tersebut masih banyak kesalahan2 dilakukan HY.

Continue reading

Lucasian Professors

Sthepen Hawking Lucasian Profesor saat ini

Sthepen Hawking Lucasian Profesor saat ini

Lucasian Professors adalah jabatan kepala profesor matematika di Universitas Cambridge dan jabatan tersebut sudah ada sejak tahun 1663(tahun segitu, Indonesia masih jaman Majapahit). Boleh dibilang inilah jabatan akademis paling bergengsi paling prestisius yang ada di jagad ini. Hanya orang-orang terhebat, tergenius lah yang bisa menduduki jabatan tersebut. Salah seorang yang pernah menduduki jabatan tersebut adalah Isaac Newton pada tahun 1669-1702. Newton adalah Lucasian Professors ke-2.  Saat ini jabatan tersebut diduduki adalah Sthepen Hawking, banyak yang bilang dia lah orang tergenius saat ini tapi Hawking akan pensiun pada tanggal 8 januari tahun depan, Siapa yang akan menggantikan Hawking? Sampai saat ini belum ada pemberitahuan dari pihak Cambridge

Continue reading