semua bilangan asli sama lho….
Tentunya kalian masih inget yang dimaksud bilangan asli adalah 1,2,3,4,5,… dst. Kali ini saya akan “menunjukan” bahwa semua bilangan asli tuch sama 1=2=3=4=5….
Akan saya mulai dengan persamaan sederhana , sekarang perhatikan
untuk diperoleh
.
.
.
.
Silahkan kalian cek, sama sekali tidak ada yang salah dengan persamaan2 diatas. untuk maka semua bilangan asli 1,2,3,4,….,n sama dengan 0/0, atau dengan kata lain
Tentu saja kalian tahu hal tersebut salah. Itulah salah satu alasan 0/0 tidak terdefinisi, jadi buat yang masih percaya 0/0=1. silahkan kelaut aja…














0 bukan bilangan lho, tapi sampean pakai…
0 bilangan palselu
Masih nggak percaya 0/0=1 ?!, silahken LUPA DARATAN …
jika a=b maka b=a sehingga jika a=0 maka b=0
jika a=b maka 1 = b/a sehingga 1 = 0/0
Sumber asli : 0/0=1 atau 1=0/0
Menarik mas hanifa, tetapi dalil “jika a=b maka 1=b/a” sudah salah mas, jd buktinya tdk valid”
Salam kenal,
mas aria, saya ada catatan matematika dari teman saya di turki, tapi tulisannya kayak tulisan dokter. Saya pengen belajar matematika.
Bisa minta tolong ga mas, diatur agak rapi biar saya bisa belajar. Temen saya namanya Muharrem Cem Turker, dia ingin membentuk cabang baru dari matematika. Dia dan Prof DR Hans von Aiberg akan membuat gambar Argand secara 3 dimensi. Sebuah tegak lurus, aljabbar skala ketiga akan ditambahkan ke angka kompleks. Sebuah aljabbar seperti tim koordinat xyz akan muncul. Bagian yang paling sulit dari tugas ini adalah topologi Arch.
Di awal, dia mengirimkan file2 dasar matematika. Kalo mas mau bantu, ntar saya kirim file2nya….bisa minta alamat emailnya mas? File Arch nya juga akan saya kirim, tapi masih dalam bahasa Turki. Kalo udah selesai, kirim lagi ke saya di qarrobin.djuti@yahoo.co.id
terima kasih jika bersedia, semoga Allah merahmati Anda.
Rabbi Zidni Ilmi
silturahmi ke blog saya ya mas
kang Haniifa silahkan ‘KELAUTAJA’ …. hehehe…
Mas Ariaturn ‘LUPA DARATAN’ …… hahaha….
Aduuuh….. mas Aria….mas Aria…. jangankan dengan penjabaran di atas, wong dengan apel aja dia nggak ngerti kok. Tambahan lagi ada artikelnya yang baru di sini yang cacad habis. Pembuktian yang sama sekali tidak membuktikan
. Pembuktian yang sangat sarat dengan fallacy. Seperti halnya artikelnya yang membangga2kan “penemuan” operator barunya, artikel barunya tersebut juga sangat mudah sekali dijatuhkan… hanya saja saya malas karena dia belum menjawab pertanyaan saya yang
dan
itu…
Ya udah deh, mas Aria nulis yang lain aja. Nggak penting bagi kita apakah ia mengatakan 0/0 itu 1 atau ‘tak terdefinisi’, toh ia adalah orang yang tidak penting dalam perkembangan sains (kita juga sama sekali bukan orang penting dalam perkembangan sains, tapi ia jauh lebih tidak penting lagi!
). Tidak perlu berdebat lebih jauh dengan orang yang tidak bisa menjawab
dan
. Saya juga udah bosan dengan topik 0/0 ini. Toh, seluruh orang pintar di dunia ini tidak akan ada yang pernah berkata bahwa 0/0 itu sama dengan 1. Ya udah mas Aria, ayo lanjutkan dengan topik yang lain….
@Yari NK
Coba sampean jelasken dengan ilmu SEMPOA yang kamu punya…
Siapa yang sesungguhnya “sangat sarat dengan fallacy”… hehehe
Dasar jago KANDANG
Kalo sampeyan nggak jago kandang…. buktikan dong! Kirim penemuan anda “0/0 = 1″ ke publikasi2 umum! Walau saya yakin anda pasti nggak berani, lha wong njawab pertanyaan
aja nggak berani kok!
Lagian, saya ogah berkomentar di blog anda, paling2 cuma dikomentarin ngasal aja oleh saudara. Lagipula saya sebenarnya hanya mau berkomentar di blog2 yang berguna dan menginformasikan hal2 yang akurat saja, dan blog anda tidak termasuk dalam itu!
Buktiken boys : hehehe….
http://haniifa.wordpress.com/2009/07/04/logika-001-atau-100-tamat
Buktiken dulu kalo
nggak misterius lagi…..
udah tet…keep on going aja. stiff focus on ur math blog.
@Mas Linggis
inget sampean…
males saya nanggepin berkepanjangan.whatever u said, 0/0 !=1, krn 0/0 bisa saja berapapun.Tidak mutlak harus 1.
Hua.ha.ha.
Nyang saya tanya “mutlak salah”, dasar plintat-plintut jawabannya tidak mutlak harus 1 … hehehe
Duh jadi malu sama komentar sendiri…
heleh…yaudah manutlah. khusus buat haniifa 0/0=1 gpp deh.
@Mas Linggis
Weleh..weleh…
so..
khusus buat sampean nggak ngerti prinsip dasar “Flip-flop”, gpp dech.
@Mas Aria
Nambah yach…
Flip (baca:kali) 0 = 0 x 1
Flop (baca:bagi) 0/0 = 1
Flip0=0×2
flop 0/0=2
Flip 2^0 = 1
Flop 0^2 = 0
Sumber: Flip-flop… he.he.he
Kata wolfram alpha, situs yang dibuat oleh profesor2 matematika di amerika 0/0 itu indeterminate
http://www28.wolframalpha.com/input/?i=0%2F0
jadi profesor2 matematika itu salah dong, mas haniifa?
@Love Math
Lha sampean waktu te-ka-nol …s/d… te-ko-seng belajar di amrik apa di indonesia… hehehe….
untuk alam yang kelajuannya lebih rendah dari cahaya, kita menggunakan indeterminisme nya heisenberg,
Pemberitahuan bahwa radius dari electron adalah 2,7 tetapi di lightspeed radius elektron menjadi nol. Bila r = 0, indeterminism menjadi determined.
untuk indeterminisme ga akan nyambung dengan determined, karena memang hukumnya berbeda.
Einstein memberi pembatasan bahwa tidak akan bisa sesuatu secepat cahaya,
sebenernya Einstein hanya ga bisa menjelaskan, kenapa saat terjadi tumbukan antara dua partikel, misal antara elektron dan positron yang berubah menjadi 2 buah foton. Karena ga ketemu rumusnya, ya jadi Einstein membuat pembatasan.
Menurut Einstein tidak mungkin sesuatu menjadi secepat cahaya, karena hasilnya akan tidak terhingga. Kesimpulan itu ia dapat dari rumusnya.
Kalo hukumnya beda, ya rumusnya pasti beda. Ga akan nyambung kalo dipaksain, misal kita berbicara tentang saat terjadi tumbukan, pasti ga nyambung dengan matris Heisenberg yang berbicara tentang keadaan sebelum dan sesudah tumbukan.
Cuma Einstein ga ketemu rumusnya, bukan berarti kita harus patuh dengan Einstein. sama dengan taklid buta sama para ahli yang kita pelajari dari sekolah, hanya karena udah disepakati bersama, maka yang diluar dari rumus yang sudah ada, ga akan keterima.
Kapan mau maju nih bangsa, hanya mendiskusikan yang udah ada dan membatasi pengetahuan dari perkembangan. Mandeg deh
Subhanallah
Saudaraku @mas Qarrobin Djuti sampean memang ilmuan sejati yang menggunakan akal fikiran sehat serta hati yang bersih, Amin.
Salam hangat selalu, Haniifa.
udah lah mas, ga udah bahas masalah ini lagi. biarkan mas haniifa saja yang buat paper ilmiahnya untuk dipresentasikan di forum2 resmi saja. kalau forum menerima, ya kita sebagai orang matematika manut aja, walaupun sebenarnya kita sudah tahu jawabannya.
jangan jadikan “kasus” ini untuk menaikkan popularitas belaka. ingat kasus manohara, mas. jangan sampai seperti itu.
Info yang bermanfaaat ne mas aria…
Hi hi hi, rame betul ternyata. Aku jadi ingat gosipnya para profesor itu bisa lempar-lemparan botol gara-gara rumus. He he he
Hehehe…
Kali ini makin seru diskusinya.
Artikelnya memang menggoda sih…!
Mas aria tolong latexnya diperbaiki, saya kesulitan mengikutinya
@Mr. Shun
Mas Hanifa itu IBLIS ya? kok saya lihat di blognya ada halaman ISLIB, ISLIB kan anagram dengan IBLIS
__________________________
Baik sampean sayah ajarin Anagram….
Haniifa = 7 huruf
Hanifa = 6 huruf
Sim salabin, abra kadabra…
7 = 6
6 = 5
.
.
1 = 0
Mr. Shun (1) = Mrs. Shun (0)
—————————–
HalleKuya…
Mr. Shun + Mrs. Shun-del = Anak Setan Tuyul …
hal e kuya….
@Shun
Mas aria tolong latexnya diperbaiki, saya kesulitan mengikutinya
________________
hahaha ….
Shun del tolol idiot
Oh sudah bener ya, maaf
Mas Hanifa itu IBLIS ya? kok saya lihat di blognya ada halaman ISLIB, ISLIB kan anagram dengan IBLIS
Syaitan Shun
.or.
Setan Shun
.or.
SON TO of LOYO Shun
_________________
Mas Hanifa itu IBLIS ya? kok saya lihat di blognya ada halaman ISLIB, ISLIB kan anagram dengan IBLIS
______________________
hahaha…
Coba sampean cek blognya Hanifa …. –::Click me (Setan Shun)::
Shun del bolong setan alas tukang korupsi… sampean ngetek nyah kurang huruf “i”, Shun del yang idiot bin tolol …
___________________
@Mas Aria Turns
Salam hangat, Haniifa.
Sudahlah, ga perlu diskusi lebih jauh dgn org secerdas haniifa, pasti kalah.
Betul kan mas haniifa..??