Erase All

2009 June 19
tags: ,
by Aria Turns

Saya baru aja menghapus semua komen dari seorang dosen karena makin lama saya merasa terganggu dengan komennya. Hampir semua komennya isinya hanya memuji diri-nya sendiri, memamerkan bahwa dia telah menemukan sesuatu yang hebat (menurutnya). Ya..memang tidak semuanya komennya seperti itu ada beberapa komennya yang benar, sesuai dengan topik postingan tapi saya merasa repot jika harus memilah satu persatu komennya, ya..biar gampang saya hapus aja semuanya.

Semua ada tempatnya

Dosen tersebut berasal dari Perguruan tinggi ternama, itu berarti kapasitas intelektualnya tidak perlu diragukan lagi. Nasihat lama berkata “semua ada tempatnya”, tentu bukan pada tempatnya kita memamerkan intelektualitas kita di blog orang lain, itu seperti seorang penyanyi yang memamerkan suara merdunya di halaman rumah orang lain alih-alih orang2 terpesona dengan suaranya, yang ada orang malah terganggu. Sepertinya dosen kita ini belum pernah mendengar nasihat tersebut. Untuk memamerkan intelektualitas kita bisa menulis jurnal lalu mengirimkannya ke publiser2 jurnal ternama atau kita bisa menulis blog dan berteriak ke dunia betapa jenius nya kita. Dosen tersebut sudah memiliki blog tapi yang saya herankan kenapa dia lebih suka berteriak di blog orang lain dibanding di blognya sendiri.

35 Responses leave one →
  1. 2009 June 20
    L.x.E permalink

    ada ga bbahan tentang analisis komplek.
    tlg d bls

  2. 2009 June 20

    sepertinya aku tahu orang yang njenengan maksud. aku cek dulu ya mas, dan semoga aku salah.

  3. 2009 June 20
    adartapmazza permalink

    Mas, boleh tahu nggak “Sang Dosen” itu siapa? Dan apa alamat blognya?Mas Aria bisa kasih tahu aku ke adartapmazza@yahoo.com. Aku jadi sangat penasaran. Tolong yaaaa mas! Terima kasih sebelumnya

  4. 2009 June 21
    adartapmazza permalink

    Setelah mengamati beberapa postingan – postingan terdahulu dalam blog ini, akhirnya saya ketemu siapa “Sang Dosen” arogan tersebut. So, mas Aria ndak perlu repot-repot kasi tahu aku

    • 2009 June 29

      @Mas Adartapmazza
      Sang DOSEN arogan itu baik untuk menerapkan disiplin pada anak didiknya, tapi seorang ANAK DIDIK arogan, mesti jadi juragan dulu dunk…. :D :lol:

  5. 2009 June 21
    adartapmazza permalink

    Setelah mencari-cari, akhirnya aku tahu siapa sang dosen arogan tersebut

  6. 2009 June 21

    nyemak dulu ah…lama gk nyemak

  7. 2009 June 26

    Itulah sifat manusia….mempunyai kebanggaan pada diri sendiri alias SOMBONG.. saat kita disalahkan, maka yang muncul adalah melawanya dengan menunjukkan ke “aku”annya… “aku kan yang….” dan aku- aku yang lain… Mereka akan berusaha menunjukkan bahwa dia bisa… Emang tidak setiap dosen seperti itu… banyak juga dosen yang rendah hati, mau membantu mahasiswanya…..

    Semoga setiap orang mau berendah hati, sehingga dunia ini akan nyaman….

  8. 2009 June 26

    Kesombongan adalah merupakan cara untuk menunjukkan kemampuannya, bahkan ada juga untuk menutupi ketidak mampuannya….
    Sangat disayangkan jika seorang Dosen, mempunyai sifat sombong dengan menunjukkan kepintaran dan kemampuannya….. seharusnya seorang dosen adalah mahaguru bagi maha siswa, selain menularkan apa yang dia punya juga mengajarkan (secara tidak langsung) budi pekerti….

    • 2009 June 29

      @Mas Wisnu TH
      Seorang DOSEN sombong itu wajar, tapi seorang mahasiswa sombong itu namanya KURANG AJAR

      • 2009 June 30

        Begini kah perkataan seorang penulis blog islami, yang mengatakan dosen sombomg itu wajar, apa anda lupa Baginda Rasul pernah bersabda

        Tiada masuk surga orang yang dalam hatinya terdapat sebesar biji sawi dari kesombongan.

        (HR. Muslim)
        Tolong jaga ucapan, jangan mempermalukan diri sendiri…

      • 2009 June 30

        @Mas Ariaturns
        hehehe… matematic vs sains. tak uu

        definisi sombong tuh, yang mana dulu dunk… ?!

        Tolong jangan sombong rinci-rinci banget :D

      • 2009 June 30

        Hai anak Adam, sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutupi auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan. Dan pakaian takwa itulah yang paling baik. Yang demikian itu adalah sebahagian dari tanda-tanda kekuasaan Allah, mudah-mudahan mereka selalu ingat. (QS 7:26)

      • 2009 June 30

        @Mas Ariaturns
        Begini kah perkataan seorang penulis blog islami, yang mengatakan dosen sombomg itu wajar
        _______________________
        Beranikah saudara mengatakan bahwa saya lebih taqwa darimu atau sebaliknya ?!

        Kalau saudara benar-benar islam, tentu saudara akan berpikir 2x bukan !!!

      • 2009 June 30

        @Mas Ariaturns
        Kalau saudara mengatakan lebi taqwa daripada dosen yang saudara maksud, maka saya akan tertawa terbahak-bahak !!!

      • 2009 June 30

        @mas Ariaturns
        Tolong jaga ucapan, jangan mempermalukan diri sendiri…
        ____________________________
        Coba simak ayat berikut:

        Katakanlah: “Kalau sekiranya lautan menjadi tinta untuk (menulis) kalimat-kalimat Rabb (baca: Allah pemelihara alam semesta ini), sungguh habislah lautan itu sebelum habis (ditulis) kalimat-kalimat Tuhanku, meskipun Kami datangkan tambahan sebanyak itu (pula).

        Nah sampean sekarang mengerti bukan mengapa saya tempatkan diawal artikel, paragraf berikut :
        Surah Al Ikhlash adalah suatu “touchstone” keiklasan hati dan akal fikiran, atau boleh juga diartikan sebagai batu ujian “Ketaqwaan”.

        Hanya dengan SATU ayat saja, Al Qur’an mampu memecahkan asal-muasal notasi bilangan.

        Kesimpulan :
        Bukankah sampean mempermalukan Sang DOSEN ?!

        Note:
        Tidak perlu minta tolong sama saya, tolong saja dirimu sendiri…

        Wassalam, Haniifa.

  9. 2009 June 27
    greenleaves permalink

    hidup Tetet …… tetet top abiz dah !!! …hehe

  10. 2009 June 29

    saya punya sebungkus indomie….mulanya sangat jelas itu bukan sampah…setelah saya rebus,saya makan,….kok jadi sampah…

    ternyata yang kita anggap bukan sampah …bisa jadi mau jadi sampah juga….
    moga dikau cepat menyadarinya…

  11. 2009 June 29

    @Mas Aria turns
    Saudara itu seperti kacang lupa akan kulit…
    Ini memang blog saudara, dan saudara bebas sekehendak hati sebagai admin.
    Tapi jangan dilupakan para kontributorpun mempunyai kebebasan untuk mengungkapkan pendapat…..

    Apa saudara bisa jadi sarjana jika tidak ada guru TK/SD ?!

    • 2009 June 30
      pengamat permalink

      bukan bermaksud ikut2an adu komentar mengenai sombong2an di sini…tapi setelah baca postingan dan komentar2 di http://ariaturns.wordpress.com/2009/06/27/penjelasan-yang-paling-sederhana-kalau-00-hasilnya-bukanlah-1/ , saya kok jadi ketawa lihat kengeyelan haniifa ini….

      mungkin haniifa perlu tanya ke guru sd/smp/sma nya apakah 0/0 itu sama dengan 1 atau bukan…jangan2 haniifa ini juga kacang lupa sama kulitnya..lupa sama apa yg diajarkan sama guru2nya dulu..hehehe

      ah sayang Pak Rohedi sudah tidak pernah berkomentar di sini, mungkin kalo Pak Rohedi yg bilang bahwa 0/0 itu tidak sama dengan 1 baru percaya si haniifa ini…soalnya Pak Rohedi dulu kan juga pernah bilang bahwa pembagian dengan 0 itu tidak terdefinisi….

      • 2009 June 30

        @pengamat
        :D :lol: …. buat si jago kandang !!

      • 2009 June 30

        @Pengamat
        Dari gaya sampean, kayaknya termasuk barisan sakit hati di blog-nya @Mas Wedul dan @Mas IK yach… hehehe

        Sampean baca komentar @mas-nya disinih….

      • 2009 June 30
        pengamat permalink

        wah2 haniifa ini sudah ngeyel sok tahu juga ternyata…saya itu tidak tahu apa itu blognya Mas Wedul atau Mas IK, la wong saya tahunya blog anda saja dari membaca postingannya Aria ini kok…saya itu seringnya hanya baca blognya Aria ini saja, enggak tahu sama sekali tentang blog anda sebelumnya, gimana saya bisa sakit hati la wong tahu anda saja baru aja kok… :D

        ya, sudah saya buka link yang anda berikan tapi belum sempat saya baca. InsyaAllah akan saya baca di rumah, karena ini saya koneksi internet pake warnet, dan sudah agak mahal ini.. :D

      • 2009 June 30

        @Mas Pengamat
        hehehe… miskin koneksi tapi jangan miskin hati dunk
        Ada oleh-oleh dari temenku @mas Konyol… :D

        bisa baca nggak : قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ

        Kalau bigitu coba sampean amati dulu… !!…. utamakan AL QUR’AN

        Oh yachh silahken di SAVE, trim’s atensinya.

        Wassalam, Haniifa.

  12. 2009 July 1

    @All
    Bagi siapa saja yang bisa mengoreksi/ mengkritisi penemuan sayah ini, maka dengan segala hormat akan saya anggap GURU BESAR MATEMATIKA.

    http://haniifa.wordpress.com/2008/03/15/al-quran-mengenalkan-operator-logical-baru/

    Wassalam, Haniifa.

  13. 2009 July 25

    Mas Ariaturn(pemilik Blog) yang saya hormati, Mas Haniifa dan
    Netters yang baik. Dosen yang sodara gunjingkan itu Pak Rohedi ya,
    beliau kolega saya di lab,
    maaf dia tidak bermaksud sombong, namun memberikan semangat kepada adik-adiknya untuk lebih bersemangat belajar menemukan ide-ide baru yang bermanfaat untuk pengembangan sains di tanah air.
    Tidak ada sangkut pautnya dengan kesombongan dan agama yang adik-adik maksudkan.
    Semuanya mohon untuk berfikir ilmiah saja dengan beliaunya, saya
    yakin beliau akan membuka tangan untuk kepedulian netters semua.
    Karyanya terakhir, tentang metoda perhitungan akar pangkat sembarang dengan tangan, InsyaAlloh kedepan metoda solusinya akan dapat dipakai oleh semua siswa dan guru baik dari tkt. Ibtidaiyah, Tsanawiyah, Aliyah maupun Univ.
    Awalnya saya juga berfikiran seperti para neter semua, “sombong amat” namun
    kalau saya klaim beliau sombong, berarti saya salah, karena saya lebih sombong dari dia khan…, thus saya mencoba mau mengerti tentang penemuan-penemuannya, saya uji keabsahannya baik secara numerik maupun analisa tangan, dan alhamdulillah…..sudah layak untuk dipublish.
    Saat ini kita lagi usahakan untuk mematenkan penemuannya beliau, sayang kalau hanya di sounding di internet, atau di blognya orang, mustinya harus secara lebih melembaga di tingkat Institusi, baru kemudian ke Dikti. Barulah metoda beliau bisa menjadi milik Negara dan dipakai di sekolah sekolah di tanah air. Sudah barang tentu pihak Dikti dan Dinas tidak begitu saja melaunching penemuan anak bangsanya. Pastilah Negara ikut memikirkan kesejahteraan beliau dan keluarganya agar lebih bersemangat dalam mengembangkan karya barunya ntuk tingkat internasional dan dapat mengharumkan nama bangsa dan negara, agama dan Alumni ITS Surabaya.
    Saya Akhiri komentar saya, mohon maaf atas segala kekhilafan uraian saya, dan minta maaf kalau posting-posting beliau menyinggung dan dirasa mengganggu blog panjenengan.
    Wass.
    Yono Hadi Pramono

    nb: khusus mas Haniifa, saya juga menghargai ide panjenengan 0/0=1, saya ibaratkan dalam aplikasi Antenna maupun fiber optik pada saat daya diradiasikan, ada persamaan sin(x)/x, dimana x=0 semestinya tak terdefinisi, namun implementasinya nilainya maksimum yakni 1, barangkali netter lain dapat memberikan sumbangan bentuk fungsi lain pengganti fungsi sinc diatas agar pada saat x=0 menjadi bernilai tanpa bentuk limit.
    Apapun fikiran anda, berfikir adalah ibadah dengan niat tulus untuk kemaslahatan. Selamat berjuang…

    • 2009 July 25

      Assalamu’alaikum, @mas Yono Hadi Pramono
      Terimakasih atas dukungannya, semoga Allah subhanahu wa ta’ala senantiasa memberikan taufik dan hidayahNya kepada @mas beserta keluarga khususnya, dan kolega-kolega @mas, umumnya.

      Teriring salam hangat.

      Wassalam, Haniifa.

    • 2009 July 29

      gimana kalo fungsinya, sebut saja f, adalah sin(x)/x untuk x tak nol dan 1 untuk x=0. fungsinya jadi kontinu di x = 0 tanpa harus mendefinisikan 0/0=1, bukan?

      btw, maksudnya pak rohedi itu gimna ya? kenapa harus ada akarnya?

      dari semua sejarah komentar ini, nampaknya pak dosen bisa melihat yang mana yang menggunakan niat tulus dalam berpikir…

  14. 2009 July 26

    sama sama, ada komen saya lagi di blok anda

  15. 2009 July 26

    Wah suprise buat para blogger, DR. Yono HP turut nimbrung. Menurut saya, ini hanya persoalan salah paham saja pak, dan mas Ariaturns telah bersikap proporsional. Saya banyak mengambil hikmah untuk pembubuhan komentar di blog kolega. Ohya mas Aria kalau boleh Rohedi mengingatkan, artikel Persamaan Euler exp(j*pi )=1 itu sudah semestinya salah. Mestinya tertulis absolut [exp(j*pi)]=1, sehingga tidak ada yang salah dengan karya agung pak Euler. Sebab, jika nilai akar 1 di ruas kanan tertulis +1 itu artinya seseorang telah menuliskan kesamaan nilai akar absolut dari kedua ruas persamaan exp(j*2*pi)=1. Silahkan kawan-kawan diskusikan mumpung ada nara sumber DR. Yono yang banyak menerapkan penggunaan bilangan kompleks dan fasor dalam risetnya. Terima kasih.

Trackbacks & Pingbacks

  1. Bid’ah itu artinya budah (busa asbun) « Haniifa

Leave a Reply

Note: You can use basic XHTML in your comments. Your email address will never be published.

Subscribe to this comment feed via RSS