<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Teori kekacauan, apa yang kacau?</title>
	<atom:link href="http://ariaturns.wordpress.com/2009/05/31/teori-kekacauan-apa-yang-kacau/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ariaturns.wordpress.com/2009/05/31/teori-kekacauan-apa-yang-kacau/</link>
	<description>Ada yang mau baca blog mengenai matematika, gak ya...??</description>
	<lastBuildDate>Fri, 01 Jan 2010 06:59:04 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: WANDI thok</title>
		<link>http://ariaturns.wordpress.com/2009/05/31/teori-kekacauan-apa-yang-kacau/#comment-1174</link>
		<dc:creator>WANDI thok</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Jun 2009 04:38:52 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ariaturns.wordpress.com/?p=1490#comment-1174</guid>
		<description>Matematika itu memang kacau dan mapel nya diajarin ke anyak-anyak lebih ngaco mas Satria. Betapa kita hanya buwang-buwang waktu hanya untuk sepenggal kisah bilangan 0 sampai 9 +-, nyang terkadang jika mereka (anyak-anyak) sudah ke luar dari sekolah, paling nyang inget hanya pipalanda, ping para lan suda. Nggak lebih. Lagian matematian di Indon kurang menggigit, kurang bermakna dalam keseharian, makanya anyak-anyak menjadi anyak Bangka Cau. :roll: Sudah saatnya kita orang matimatian mengubah dunia. Let&#039;s we go! :D ^O^</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Matematika itu memang kacau dan mapel nya diajarin ke anyak-anyak lebih ngaco mas Satria. Betapa kita hanya buwang-buwang waktu hanya untuk sepenggal kisah bilangan 0 sampai 9 +-, nyang terkadang jika mereka (anyak-anyak) sudah ke luar dari sekolah, paling nyang inget hanya pipalanda, ping para lan suda. Nggak lebih. Lagian matematian di Indon kurang menggigit, kurang bermakna dalam keseharian, makanya anyak-anyak menjadi anyak Bangka Cau. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_rolleyes.gif' alt=':roll:' class='wp-smiley' />  Sudah saatnya kita orang matimatian mengubah dunia. Let&#8217;s we go! <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  ^O^</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Yari NK</title>
		<link>http://ariaturns.wordpress.com/2009/05/31/teori-kekacauan-apa-yang-kacau/#comment-1173</link>
		<dc:creator>Yari NK</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Jun 2009 23:44:54 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ariaturns.wordpress.com/?p=1490#comment-1173</guid>
		<description>Huehehe.... pertama kali saya baca &#039;uncertainty principle&#039; ini mula2nya agak bingung juga. Tetapi lama2 ketangkep isinya. Sepertinya karena adanya &#039;uncertainty principle&#039; ini kita tidak dapat meramalkan masa depan kita dan apa yang akan terjadi. Benar gitu ya?? Kalau begitu ramalan2 via SMS itu pada boong semua dong ya?? Kalau ada yang benar, mungkin itu adalah sebuah kebetulan yang sangat kebetulan sekali......</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Huehehe&#8230;. pertama kali saya baca &#8216;uncertainty principle&#8217; ini mula2nya agak bingung juga. Tetapi lama2 ketangkep isinya. Sepertinya karena adanya &#8216;uncertainty principle&#8217; ini kita tidak dapat meramalkan masa depan kita dan apa yang akan terjadi. Benar gitu ya?? Kalau begitu ramalan2 via SMS itu pada boong semua dong ya?? Kalau ada yang benar, mungkin itu adalah sebuah kebetulan yang sangat kebetulan sekali&#8230;&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Akmal</title>
		<link>http://ariaturns.wordpress.com/2009/05/31/teori-kekacauan-apa-yang-kacau/#comment-1172</link>
		<dc:creator>Akmal</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Jun 2009 19:19:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ariaturns.wordpress.com/?p=1490#comment-1172</guid>
		<description>Terima kasih Bang Aria.
Jangan segan-segan untuk mengatakan: &quot;Saya menolak menjawab karena pertanyaan anda tidak relevan&quot;, sekiranya pertanyaan saya mulai nyeleneh. Atau silakan tunda jawabannya dan prioritaskan pertanyaan lain yang lebih berbobot.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Terima kasih Bang Aria.<br />
Jangan segan-segan untuk mengatakan: &#8220;Saya menolak menjawab karena pertanyaan anda tidak relevan&#8221;, sekiranya pertanyaan saya mulai nyeleneh. Atau silakan tunda jawabannya dan prioritaskan pertanyaan lain yang lebih berbobot.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Akmal</title>
		<link>http://ariaturns.wordpress.com/2009/05/31/teori-kekacauan-apa-yang-kacau/#comment-1171</link>
		<dc:creator>Akmal</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Jun 2009 19:18:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ariaturns.wordpress.com/?p=1490#comment-1171</guid>
		<description>Terima kasih Bang Aria.
Jangan segan-segan untuk mengatakan: &quot;Saya menolak menjawab karena pertanyaan anda tidak relevan&quot;, sekiranya pertanyaan saya mulai nyeleneh. Atau silakan tunda jawabanny dan prioritaskan pertanyaan lain yang lebih berbobot.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Terima kasih Bang Aria.<br />
Jangan segan-segan untuk mengatakan: &#8220;Saya menolak menjawab karena pertanyaan anda tidak relevan&#8221;, sekiranya pertanyaan saya mulai nyeleneh. Atau silakan tunda jawabanny dan prioritaskan pertanyaan lain yang lebih berbobot.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Aria Turns</title>
		<link>http://ariaturns.wordpress.com/2009/05/31/teori-kekacauan-apa-yang-kacau/#comment-1169</link>
		<dc:creator>Aria Turns</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Jun 2009 14:40:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ariaturns.wordpress.com/?p=1490#comment-1169</guid>
		<description>@akmal
 jujur saya kurang menangkap maksud anda tapi akan saya coba jawab,
Ya..memang begitu bukti harus bisa meyakinkan semua orang,</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@akmal<br />
 jujur saya kurang menangkap maksud anda tapi akan saya coba jawab,<br />
Ya..memang begitu bukti harus bisa meyakinkan semua orang,</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Akmal</title>
		<link>http://ariaturns.wordpress.com/2009/05/31/teori-kekacauan-apa-yang-kacau/#comment-1167</link>
		<dc:creator>Akmal</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Jun 2009 12:07:25 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ariaturns.wordpress.com/?p=1490#comment-1167</guid>
		<description>Maaf kalo saya bersikap agak keras, namun saya berpendapat Mas Aria keluar koridor. Mohon periksa kata &quot;me&quot; (=saya) pada &quot;A proof is whatever convinces me&quot; dan interaksinya dengan kata-kata yang lain. Siapa &quot;me&quot;?  Pendapat saya, ia mewakili siapapun yang berada di pihak yang MEMINTA bukti. Please, feel free to correct me.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Maaf kalo saya bersikap agak keras, namun saya berpendapat Mas Aria keluar koridor. Mohon periksa kata &#8220;me&#8221; (=saya) pada &#8220;A proof is whatever convinces me&#8221; dan interaksinya dengan kata-kata yang lain. Siapa &#8220;me&#8221;?  Pendapat saya, ia mewakili siapapun yang berada di pihak yang MEMINTA bukti. Please, feel free to correct me.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Aria Turns</title>
		<link>http://ariaturns.wordpress.com/2009/05/31/teori-kekacauan-apa-yang-kacau/#comment-1165</link>
		<dc:creator>Aria Turns</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Jun 2009 05:05:30 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ariaturns.wordpress.com/?p=1490#comment-1165</guid>
		<description>Selama saya belajar matematika, kadang saya berpikiran matematika adalah ilmu berargumentasi.
Kenapa saya berkata begitu?
Dalam matematika suatu hal dikatakan benar jika ada argumentasi yang meyakinkan, yang seseuai kaedah matematika terhdap hal tersebut (baca:pembuktian)
Jadi saya sependapat apa yang dikatakan Shimon Even
Jadi pembuktian (proof) adalah argumentasi terhadap suatu hal agar dinilai benar.
tentu didalam matematika ada tata cara/aturan bagaimana kita membuat argumen yang baik dan benar</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Selama saya belajar matematika, kadang saya berpikiran matematika adalah ilmu berargumentasi.<br />
Kenapa saya berkata begitu?<br />
Dalam matematika suatu hal dikatakan benar jika ada argumentasi yang meyakinkan, yang seseuai kaedah matematika terhdap hal tersebut (baca:pembuktian)<br />
Jadi saya sependapat apa yang dikatakan Shimon Even<br />
Jadi pembuktian (proof) adalah argumentasi terhadap suatu hal agar dinilai benar.<br />
tentu didalam matematika ada tata cara/aturan bagaimana kita membuat argumen yang baik dan benar</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Akmal</title>
		<link>http://ariaturns.wordpress.com/2009/05/31/teori-kekacauan-apa-yang-kacau/#comment-1159</link>
		<dc:creator>Akmal</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Jun 2009 19:36:22 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ariaturns.wordpress.com/?p=1490#comment-1159</guid>
		<description>Penjelasan bagus! Makasih banyak.

Walaupun Bang Aria kelewatan membaca asumsi bahwa &quot;... seorang manusia punya kemampuan untuk menyadari di titik manakah posisinya pada waktu (t) tertentu&quot;, penjelasannya cukup melegakan.
Selanjutnya saya mohon tanggapan Abang terhadap pernyataan berikut ini: 
&quot;A proof is whatever convinces me &gt;&gt;&gt;&gt;&gt;&gt; {Shimon Even (1935–2004)},
ditinjau dari sudut pandang matematis.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Penjelasan bagus! Makasih banyak.</p>
<p>Walaupun Bang Aria kelewatan membaca asumsi bahwa &#8220;&#8230; seorang manusia punya kemampuan untuk menyadari di titik manakah posisinya pada waktu (t) tertentu&#8221;, penjelasannya cukup melegakan.<br />
Selanjutnya saya mohon tanggapan Abang terhadap pernyataan berikut ini:<br />
&#8220;A proof is whatever convinces me &gt;&gt;&gt;&gt;&gt;&gt; {Shimon Even (1935–2004)},<br />
ditinjau dari sudut pandang matematis.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Aria Turns</title>
		<link>http://ariaturns.wordpress.com/2009/05/31/teori-kekacauan-apa-yang-kacau/#comment-1158</link>
		<dc:creator>Aria Turns</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Jun 2009 11:07:38 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ariaturns.wordpress.com/?p=1490#comment-1158</guid>
		<description>@ Akmal 
Kita memang tidak bisa mengetahui secara pasti dititik mana kita benar2 berdiri ini menurut &lt;a href=&quot;http://abyss.uoregon.edu/~js/21st_century_science/lectures/lec14.html&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;Uncertainty Principle &lt;/a&gt;nya Fisika.
Teori Chaos mengatakan perbedaan yang teramat kecil dari 2 titik awal akan menghasilkan sistem yang benar2 berbeda dalam jangka panjang, saya tegas kan dalam jangka pamjang.
itulah sebabnya kita bisa saksikan ada 2 orang memulai bisnis dengan kondisi awal yang sama tapi sekarang yang satu sukses yang satu bangkrut karna kondisi awalnya tidak benar2 sama..
Tapi teori Chaos mampu memberikan tanda2 kapan sistem akan kacau.
Jadi menurut saya, kita masih bisa memilih rute dalam hidup kita dan memprediksinya dalam jangka pendek tapi kita tidak bisa memilih rute yang bener2 terbaik, yang benar2 tepat untuk kita karna tidakpernah tahu secara tepat di titik mana kita berdiri.
Dan kita dituntut untuk mengetahui tanda2 kapan rute kita akan kacau, jika tanda2 itu dateng kita harus memilih rute lain, 
nah..tapi sayangnya banyak orang yang tidak bisa membaca tanda2 rute hidupnya akan kacau dan akhirnya dia terjebak dikekacauan
itu aja opini saya..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ Akmal<br />
Kita memang tidak bisa mengetahui secara pasti dititik mana kita benar2 berdiri ini menurut <a href="http://abyss.uoregon.edu/~js/21st_century_science/lectures/lec14.html" rel="nofollow">Uncertainty Principle </a>nya Fisika.<br />
Teori Chaos mengatakan perbedaan yang teramat kecil dari 2 titik awal akan menghasilkan sistem yang benar2 berbeda dalam jangka panjang, saya tegas kan dalam jangka pamjang.<br />
itulah sebabnya kita bisa saksikan ada 2 orang memulai bisnis dengan kondisi awal yang sama tapi sekarang yang satu sukses yang satu bangkrut karna kondisi awalnya tidak benar2 sama..<br />
Tapi teori Chaos mampu memberikan tanda2 kapan sistem akan kacau.<br />
Jadi menurut saya, kita masih bisa memilih rute dalam hidup kita dan memprediksinya dalam jangka pendek tapi kita tidak bisa memilih rute yang bener2 terbaik, yang benar2 tepat untuk kita karna tidakpernah tahu secara tepat di titik mana kita berdiri.<br />
Dan kita dituntut untuk mengetahui tanda2 kapan rute kita akan kacau, jika tanda2 itu dateng kita harus memilih rute lain,<br />
nah..tapi sayangnya banyak orang yang tidak bisa membaca tanda2 rute hidupnya akan kacau dan akhirnya dia terjebak dikekacauan<br />
itu aja opini saya..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Akmal</title>
		<link>http://ariaturns.wordpress.com/2009/05/31/teori-kekacauan-apa-yang-kacau/#comment-1157</link>
		<dc:creator>Akmal</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Jun 2009 07:50:41 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ariaturns.wordpress.com/?p=1490#comment-1157</guid>
		<description>Terima kasih mas Samsul Arifin.
Nggak nyangka deh kalo ada audience yang mau nanggapi pertanyaan saya. Koment anda cukup memperluas wawasan, dan tentu saja menggiring saya ke pertanyaan lainnya.  Tentang Mas Aria, mungkin dia sedang sibuk sehingga belum sempat nge-response  atau bisa jadi menganggap jawaban pertamanya udah mewakili pertanyaan saya yg kedua.
Btw, thanks untuk link-nya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Terima kasih mas Samsul Arifin.<br />
Nggak nyangka deh kalo ada audience yang mau nanggapi pertanyaan saya. Koment anda cukup memperluas wawasan, dan tentu saja menggiring saya ke pertanyaan lainnya.  Tentang Mas Aria, mungkin dia sedang sibuk sehingga belum sempat nge-response  atau bisa jadi menganggap jawaban pertamanya udah mewakili pertanyaan saya yg kedua.<br />
Btw, thanks untuk link-nya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
